Memahami Marah

Memahami Marah

sore itu saya sedang mendengarkan keluhan shinta, seorang permpuan 21 tahun, sebagai karyawan rental film, dia merasa hari itu tidak menyenangkan karena perkataan seorang pelanggan yang tidak mengenakkan hatinya. “resiko kerja bagian pelayanan ya seperti ini ” sambil menghela nafas panjang. dia meneruskan perkataannya ” tidak boleh marah sama pelanggan, tapi kalau memendam marah terus lama lama saya bisa mati berdiri, apa yang sebaiknya saya lakukan ? “. pembicaraan itu berlanjut dengan saran yang saya berikan tentang bagimana menyalurkan marah dengan cara aman.

Marah merupakan sebuah bentuk emosi yang dimiliki manusia. lalu bagimana kita bisa memahami emosi ini, anda bisa menyimak uraian di bawah ini . Terjadinya Marah Daniel Goleman, penulis buku emotional Intelegence (1995) menjelaskan pemicu marah yang paling umum adalah perasaan bahaya atau terancam. Ancaman yang dimaksud bukan saja berupa ancaman fisik langsung, melainkan seperti yang sering terjadi, berupa ancaman simbolik yang menyinggung harga diri atau martabat, misalnya diperlakukan tidak adil, dikasari, dicacimaki, diremehkan, frustrasi setelah mengejar target penting. Pada kasus orang marah atau cemas, hormon ikut berperan di dalamnya. Menurut buku Accelerated learning karya Colin Rose and Malcolm JN , Ketika anda cemas berlebihan, maka sistem limbik di otak anda akan bereaksi. Sistem limbik terletak di bagian tengah otak, Komponen limbik antara lain hippotalamus dan amigdala. Sistem limbik berfungsi mengendalikan emosi, mengendalikan hormon, memelihara homeostasis, rasa haus, rasa lapar, seksualitas, pusat rasa senang, metabolisme dan juga memori jangka panjang. Saat dalam kondisi bahaya Hippothalamus melepaskan hormon CRF (Corticotrophin Releasing Factor). CRF tersebut lantas meluncur menuju hipofise di bagian bawah Hippothalamus, dan memancing keluarnya hormon lain, ACTH (Adrenocorticotrophin Hormone).
ACTH ini lantas masuk ke dalam aliran darah, dan kemudian menuju kelenjar anak ginjal.
Di sana ACTH melepaskan hormon Cortisol yang merangsang saraf simpatis mengeluarkan
adrenalin. Saat itulah anda akan merasakan jantung anda berdebar-debar, berkeringat dingin, gemetaran, sampai ingin kencing. Jenis Marah beberapa jenis marah dikemukakan oleh Mark Gorkin (2001) seorang konsultan pencegahan stres dan kekerasan untuk US Postal Service, , dalam situs stressdoc.com membagi marah dalam empat macam.yaitu purposeful, spontaneity, constructive dan destructive. Dikatakan purposeful ketika ekspresi marahnya disengaja, dengan kadar pertimbangan atau perhitungan yang cukup; juga dengan kadar pengendalian diri yang berarti.
Dikatakan spontan, ketika ekspresi marah dilakukan secara tiba-tiba dengan sedikit pemikiran atau perencanaan; dengan kadar pengendalian diri yang sedikit moderat. Dikatakan konstruktif ketika ekspresi marah tegas serta menyatakan integritas dan batas privasi seseorang tanpa secara objektif bermaksud untuk mengancam atau melanggar integritas dan batas pribadi orang lain. Dan dikatakan destruktif ketika ekspresi marah ditumpahkan tanpa rasa bersalah dan secara kokoh mempertahankan identitas dan batas privasi seseorang dengan maksud untuk mengancam atau melanggar integritas dan batas pribadi orang lain.
Menyikapi Marah cara orang menyikapi marah berbeda beda, diantara sikap yang diambil oleh sebagian orang adalah memendam marah tersebut untuk sementara, ada sebagian orang berfikir dengan memendam marah bisa mengunci marah tersebut agar tidak meledak. Tindakan itu mungkin membantu pada saat tertentu,namun Charlotte Sanborn, Ph.D., dari Dartmouth College, berpendapat jika kita memendam marah untuk meredakannya hal itu tidak bermanfaat untuk masa depan. karena tindakan itu cuma menunda ekspresi marah. pada akhirnya marah yang kita pendam itu akan mengarah pada penyakit yang berhubungan dengan stess atau ledakan amarah Marah dan kesehatan
” gara gara marah kesehatan anda bisa terganggu ” kalimat itu terus teringiang di dalam kepala saya. Setelah saya membaca beberapa artikel kesehatan tentang dampak marah bagi kesehatan. Apa mungkin marah bisa ikut mempengaruhi kesehatan ? tentu saja.
Dr. Elaine Eaker, pimpinan peneliti dan presiden Eaker Epidemiology Enterprises, menuturkan bahwa marah membantu percepatan pembentukan atrial fibrillation yang berpengaruh pada percepatan denyut jantung. Atrial fibrillation dapat memicu timbulnya stroke karena dua ruang dalam jantung menjadi kewalahan memompa darah keluar.Studi Eaker melibatkan tak kurang 3.000 orang beragam usia di Framingham, Massachusetts- Amerika Serikat. penelitian Dr Rosalind Wright dari Harvard School of Public Health di Boston, Massachusetts, AS. Kemarahan dan permusuhan mengakibatkan penurunan fungsi paru-paru pada lelaki dewasa Profesor Edward Suarez dari Duke University di North Caroline , dalam jurnal Brain Behaviour and Immunity yang diulas oleh Reuters Health edisi 30 Maret 2007 . mengatakan bahwa Pria yang bertemperamen buruk dan mengalami depresi mempunyai risiko penyakit jantung, diabetes, atau hipertensi yang lebih tinggi. Namun, bila perilaku tersebut dapat mereka perbaiki, maka risiko untuk terkena berbagai penyakit tersebut pun dapat dikurangi Selama kurun waktu 20 tahun, Prof. Suarez dan timnya melakukan pengujian terhadap 313 pria veteran perang Vietnam. Penelitian berakhir pada tahun 2002.
Bagaimana dengan kaum hawa?
Menurut Prof. Sandra P. Thomas, dosen ilmu keperawatan dari Universitas Tennesse di Norkfils, AS, dan penulis buku Women and Anger, marah akan menjadi masalah bagi wanita bila sering muncul dan mengekspresikan marah tersebut dengan meledak-ledak akan beresiko terkena penyakit jantung. Disisi lain marah itu juga sehat, terbukti dari. Hasil penelitian Institute for Mental Health Initiatives mengungkapkan bahwa marah bisa berarti sehat. Bahkan, lebih sehat ketimbang memendam perasaan jengkel. Penyaluran emosi yang positif bisa dilakukan antara lain dengan melakukan rileksasi, olah raga , curhat dalam bentuk tertulis/bicara/menggambar, tertawa, berdoa. berpikir positif, atau anda memilih mengunjungi pusat konseling/terapi untuk mendapatkan bimbingan.
Salah satu alternatif penyaluran marah secara positif adalah menjalani terapi marah dengan menggambar. yang memadukan berbagai metode untuk menghapus kemarahan terpendam anda di masa lalu dan menanamkan nilai nilai kesabaran. Penting sekali menyembuhkan “Luka marah” yang tinggal dalam diri kita Jika kita tidak hapus secara keseluruhan, Sampah kemarahan akan terbawa terus, sampai akhirnya membusuk dalam
hati kita selamanya.

Sumber Dunia:www.DuniaDownload.com

Tentang sumberbelajarangga

I will get a suscces man . .
Pos ini dipublikasikan di Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s